Header Ads

Warga Ciledug Geger Ditemukan Mayat Gantung Diri



Penulis : By

PostNews l Tangerang Kota,- Penemuan mayat seorang laki laki dengan posisi tergantung di salah satu bilangan Tangerang Kota, hebohkan warga sekitar, dan Polisi telah melakukan pengecekan TKP penemuan mayat seorang laki laki yang di duga gantung diri tersebut.

Humas Polsek Ciledug Aiptu Gojali membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan secara tertulis ke awak media, " Korban  bernama MUHAMMAD SUTIKNO (42) berasal dari, Jl.Musyawarah, RT 11/03, No. 68 Pondok Labu Jakarta Selatan, dan ngontrak di, Komplek Deplu, RT 06/07, Kel.Cipadu Jaya, Kec.Larangan, Kota Tangerang" jelasnya.

Masih kata Aiptu Gojali, " berawal dari Jumat (12/01/18), petanghari,  sekitar pukul 17.30 WIB, telah ditemukan sesosok mayat laki laki yakni MUHAMMAD SUTIKNO, dengan posisi tergantung pada sebuah plapon dengan menggunakan sarung, dan kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Istri Korban SRIYATUN (31), yang mana sang Istri baru pulang berjual sosis goreng dan es lilin di Sekolah Cipadu, dan dengan kejadian tersebut Sriatun langsung memberi tahukan tetangga dan selanjutnya memberitahukan kepada pihak Kepolisian polsek Ciledug" Ungkapnya.

" Dan dari hasil olah TKP dan pengecekan korban oleh tim Identifikasi Polrestro Tangerang kota, di tubuh korban tidak di temukan tanda tanda kekerasan dan dileher korban di temukan luka lecet bekas jeratan gantung diri serta pada alat kelaminnya mengeluarkan cairan air amani atau Sperma.
Dan berdasarkan ketetangan dari keluarganya korban mengalami atau menderita penyakit gangguan jiwa dan Dispresi mental pada tahun 2017, dan Almarhum pernah masuk rumah sakit gangguan jiwa di Jakarta  timur sebanyak dua kali.
Dan barang bukti yang di amankan satu potong sarung di duga sebagai alat untuk gantung diri korban, dan selanjutnya jenasah kami ke RSU Tangerang, guna untuk Visum" tutup Aiptu Gojali.



Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.