Header Ads

Seluruh Perangkat Daerah ,Camat , Kepala desa dan Kepala Puskesmas Berkumpul di Aula Setda Dalam Upaya Penanganan Wabah Difteri

PostNews-Sukabumi
Penulis : Heriyadi

Sejak terjadinya beberapa kasus wabah Difteri di Kabupaten Sukabumi Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami Mengumpulkan sejumlah perangkat Daerah, Camat, Kepala Desa hingga Kepala Puskesmas Se - Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Sekretariat Daerah (SETDA) Kabupaten Sukabumi tersebut, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menyampaikan kehawatirannya tentang wabah difteri yang terjadi di masyarakat, Sehingga menurutnya perlu langkah dan upaya penanganan secara cepat agar wabah difteri ini tidak menyebar.

"tidak ada cerita lagi nanti camat, Kepala Desa, kemudian kepala puskesmas jika ada persoalan persoalan yang terjadi dimasyarakat tidak tahu, karena tidak pernah melakukan suatu koordinasi, bagaimanapun camat sebagai pemegang kendali diwilayah tersebut harus bisa memberikan suatu jawaban" terangnya,Rabu (10/01)


Bupati berharap semua komponen pemerintah melakukan sosialisasi dan penangan bersama terhadap permasalahan - permasalahan yang tengah terjadi di masyarakat.

"fungsi promkes sosialisasikan apa difteri itu, bagaimana penangannya, Puskesmas apa yang perlu dilakukan tindakannya, Laporkan kepada camat secara utuh, lakukan koordinasi antar instansi, perlu kita yakini hari ini bagaiman difteri diwilayah kabupaten Sukbaumi harus kita tanggulangi bersama" pinta Bupati.

Bupati pun meminta " Dinas Kesehatan untuk membentu tim kejadian Luar biasa yang Khusus untuk melakukan investigasi kelapangan, menurut bupati tim tersebut bukan hanya melakukan investigasi di lokasi yang tengah terjadi tetapi juga mengantisipasi sebaran dampak yang akan timbul dan terjadi diwilayah baru sehinga bisa lebih awal dilakukan antisipasi penangannya"pungkasnya.(HERIYADI)

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.